Penerapan Perawatan Luka dengan Metode Moist Wound Healing pada Kaki Diabetik di Klinik Perawatan Luka Alhuda Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v2i1.56Keywords:
Pengobatan, Penyembuhan, Luka, Lembab dan DiabetesAbstract
Penyembuhan luka dengan metode lembab adalah menjaga isolasi lingkungan luka agar tetap lembab dengan menggunakan balutan penahan kelembaban, oklusif dan semi oklusif sehingga penyembuhan luka dan pertumbuhan jaringan dapat terjadi secara alami, dapat mempercepat penyembuhan hingga 45% dan mengurangi komplikasi infeksi dan jaringan parut yang tersisa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan perawatan luka dengan metode penyembuhan luka lembab pada kaki diabetik. Penelitian ini menggunakan 2 responden. Penerapan perawatan luka dilakukan pada tanggal 16 – 24 Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden 1 (Ny. C) : Skor ukuran luka 2, kedalaman luka skor 2, skor tepi luka 2, skor gua 1, skor jenis eksudat 1, skor eksudat total 2, skor warna kulit sekitar luka 2, skor jaringan edematous 1, skor jaringan granulasi 2, skor epitelisasi 2. Skor total 17. Sedangkan pada responden 2 (Tn. H ): Skor ukuran luka 1, kedalaman luka skor 2, skor tepi luka 2, skor gua 2, skor tipe eksudat 2, skor total eksudat 2, skor warna kulit di sekitar luka 3, skor jaringan edematous 1, skor jaringan granulasi 3, skor epitelisasi 2. Skor total 20. Dapat disimpulkan bahwa ada perubahan yang signifikan dalam proses penyembuhan luka menggunakan metode lembab. Diharapkan penderita luka diabetik menggunakan pembalut modern sebagai salah satu pilihan pengobatan.
Downloads
References
Angriani, S., Hariani & Dwianti, U. (2019). Efektivitas Perawatan Luka Modern Dressing dengan Metode Moist Wound Healing pada Ulkus Diabetik di Klinik Perawatan Luka ETN Makassar. Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 10 (01), 19-24.
Asuh, F.P., et al. (2019) Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 3 (2), pp 221-224
Basri, Muhammad, Harastuti & Rahmatia (2018). Hubungan Status Nutrisi dan Kecemasan dengan Proses Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD Barru. 12, pp. 476-481.
Dhivya, S., Vijaya, V. & Santhini, E. (2015). Wound Dressings. 5 (4), pp. 24-28. doi:10.7603/s40.
Gito, G. & Rochmawati, E. (2018). Effectiveness of Modern Wound Dressing on The Growth of Staphylococcus Aureus Bacteria. Jurnal Keperawatan, 9 (2), p. 88. doi. 10.22219/jk.v9i2.5160.
Handayani, L.T. (2016). Perawatan Luka Kaki Diabetes dengan Modern Dressing. Jember, Universitas Muhammadiyah, 6 (2), pp.149-159.
International Diabetes Federation. (2018). IDF Diabetes Atlas: GlobalEstimates of Diabetes Prevalence for 2017 and Projections for 2045; Diabetes Research and Clinical Practice. Elsevier B.V., 138, pp. 271-281. doi: 10. 1016/j.diabres.2018.02.023.
Kartika, R.W., et al. (2018). Perawatan Luka Kronis dengan Modern Dressing : Perawatan Luka Kronis dengan Modern Dressing. 42 (7), pp. 546-550.
Maryunani, A. (2015). Perawatan Luka Modern Terkini dan Terlengkap Sebagai Bentuk Tindakan Keperawatan Mandiri. Jakarta: In Media.
Meilin, A., et al. (2019). Gambaran Pengetahuan Perawat tentang Perawatan Luka Modern Dressing di Satu Rumah Sakit Swasta di Indonesia Barat. 1 (1), pp. 77-86. doi: 10.33088/jkr.vli2.415.
Merdekawati, D., & Rasyidah, AZ. (2017). Hubungan Prinsip dan Jenis Balutan dengan Penerapan Teknik Moist Wound Healing. Jurnal Endurance, 2 (1), p. 90. doi: 10.22216/jen.v2i1.1658.
Nontji Werna, H. S.A. R. (2015). Teknik Perawatan Luka Modern dan Konvensional terhadap Kadar Interleukin 1 dan Interleukin 6 pada Pasien Luka Diabetik (Modern and ConvensionalWound Dressing to Interleukin 1 and Interleukin 6 in Diabetic Wound). Jurnal Ners, 10 (1), pp. 133-137.
Ose, M. I, Utami, P.A. dan Damayanti, A. (2018). Efektivitas Perawatan Luka Teknik Balutan Wet-Dry dan Moist Wound Healing pada Penyembuhan Ulkus Diabetik. 1 (1), 101-112.
Wahidin, A. (2013). Perawatan Luka Modern Dressing. Dipetik Januari 02, 2021, dari http://Mediacostore.com
WHS. (2020). Wound Healing Society. http://woundheal.org/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dedy Ahmady, Dian vita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











