EFEKTIVITAS PERAWATAN LUKA MODERN DENGAN MENGGUNAKAAN TEHNIK MOIST WOUND HEALING PADA PASIEN GANGGREN DI RUMAH SAKIT UMUM KOTA LHOKSEUMAWE
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v2i1.67Keywords:
Moist wound healing, Pasien ganggren, Perawatan luka modernAbstract
Ganggren diabetik adalah ganggren yang dijumpai sebagai komplikasi dari diabetes mellitus. Gambaran klinik ganggren dibagi menjadi kaki neuropati dan eskemik sedangkan dari jenisnya menjadi ganggren kering dan ganggren basah. Moist wound healing adalah metode untuk mempertahankan kelembapan luka dengan menggunakan balutan penahan kelembapan, sehingga penyembuhan luka dan pertumbuhan jaringan dapat terjadi secara alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintifikasi efektivitas perawatan luka modern dengan menggunakaan tehnik moist wound healing pada pasien ganggren di rumah sakit umum kota lhokseumawe. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deksriptif, pada penelitian ini peneliti ingin mendapatkan perawatan luka modern dengan menggunakaan tehnik moist wound healing pada pasien ganggren. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 5 responden dan tehnik yang di gunakan yaitu tehnik probability/random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang sudah di tentukan. Waktu penelitian ini dilakukan 25 juli 2022 sampai dengan tanggal 31 juli 2022. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada keefektifan pada perawatan luka modern dengan metode moist wound healing dapat mempercepat proses penyembuhan luka pada pasien ganggren. Kesimpulan yang di temukan pada penelitian ini yaitu adanya keefektifan pada perawatan luka modern dengan metode moist wound healing dapat mempercepat proses penyembuhan luka pada pasien ganggren di Rumah Sakit Umum Kota Lhokseumawe yaitu dengan presentese 100%. Saran diharapkan pasien agar dapat lebih memperhatikan kesehatannya untuk mengurangi terjadinya pembesaran luka ganggren. Bagi rumah sakit agar dapat mengedukasikan pasien tentang penyebab serta resiko yang akan terjadi pada pasien diabetes mellitus.
Downloads
References
Bus SA., van Netten JJ., Lavery LA., et al. 2016, „International working group on the diabetic foot guidance on the prevention of foot ulcers in at-risk patients with diabetes‟, Diabetes Metabolic Research and Reviews, vol. 3, no.2, pp. 16-24.
Fatimah, Restyana Noor. (2015). Diabetes Melitus Tipe 2. J Majority , vol 4 no 5, 93- 101.
Fatmadona, R., & Oktarina, E. (2016). Aplikasi modern Wound Care pada perawatan luka infeksi Di RS Pemerintah Kota Padang. Ners Jurnal Keperawatan, 12(2)
Hartanto, D. , & Mulyani, T. , 2016. Gambaran Biaya Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Terapi Antidiabetik Oral di RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 2(1), p. 109116
Kemenkes RI. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia Tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI; 2018.
Ose, M. I., Utami, P. A., & Damayanti, A. (2018). Efektivitas perawatan luka teknik balutan Wet-Dry dan Moist Wound Healing pada penyembuhan ulkus diabetik. Journal Of Borneo Holistic Health, 1.
Risman, Supardi, E., & Jamaluddin, M. (2020). Hubungan Penggunaan Alas Kaki Dengan Luka Kaki Diabetik Di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 112–116.
Schultz, P. W., Gouveia, V. V., Cameron, L. D., Tankha, G., Schmuck, P., & Franek, M. (2005). Values and their relationship to environmental concern and conservation behavior. Journal of Cross-Cultural Psychology, 36, 457-475.
http://dx.doi.org/10.1177/0022022105275962
WHO. (2014). Obesity & Overweight. Diakses pada Mei 2022 http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs311/en/html.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Teungku Muhammad Sabil Sabil, Alhuda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











