PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) TERPADU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v3i2.144Keywords:
Pengetahuan, Ibu Hamil, Kunjungan Antenatal CareAbstract
Kehamilan merupakan suatu proses fisiologis yang hampir selalu terjadi pada setiap wanita. Kehamilan terjadi setelah bertemunya sperma dan ovum, tumbuh dan berkembang di dalam uterus selama 259 hari atau 37 minggu atau sampai 42 minggu. Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu upaya pencegahan awal dari faktor risiko juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin. Penelitian Untmengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan Kunjungan Antenatal Care (ANC) terpadu di wilayah kerja UPT Puskesmas. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif analitik, Pengambilan sampel menggunakan Stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang ibu hamil penelitian ini telah dilaksanakan pada Agustus 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Berdasarkan hasil Uji statistik, didapat P –value (0,015) < (0,05) sehinga Ho ditolak yang berati ada hubungan yang bermakna antara Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Kunjungan Antenatal Care Terpadu Diwilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Diharapkan melalui adanya penelitian ini maka tenaga kesehatan khususnya bidan memperoleh informasi untuk menambah pengetahuan. Ada hubungan yang bermakna antara Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Kunjungan Antenatal Care Terpadu Diwilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kabupaten Aceh Barat.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Departemen Kesehatan (2016) Profil Kesehatan Indonesia 2015 . Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Fitriahadi, E. (2017). Buku Ajar Asuhan Kehamilan Disertai Daftar Tilik. Yogyakarta: Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Kartika (2014) Kunjungan Kehamilan dengan Kelengkapan Kunjungan ANC Pada Ibu Hamil Trimester III. Puskesmas Mergangsan.Magelang, Jawa Tengah.
Kemenkes RI (2022). Pelaksanaan Pendekatan Keluarga Sehat. Jakarta.
Kemenkes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Kesehatan R.I
Kuswanti, I .(2014). Asuhan Kebidanan. Jogjakarta : Pustaka Pelajar.
Masyudi dan Usman (2019). Hubungan Pola Makan, Umur, Dan Pengetahuan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3 no 1, 62–69.
Moeller, R. (2017). Brink's Modern Internal Auditing: A Common Body Of Knowledge
Muayah & Ani. (2021).Faktor-faktor yang berhubungan dengan ibu hamil tidak melakukan kunjungan 6x sesuai standar di praktik mandiri bidan sm ciledug.
Padila. (2014). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta: Nuha Medika.
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 97 (2014) tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
Priyanti, S. Irawati, D. Syalfina, A, D. (2020). Frekuensi Dan Faktor Risiko Kunjungan Antenatal Care.
Profir Dinas Kesehatan Aceh Barat (2020) Cakupan Kunjungan Neonatal KN1 dan KN Lengkap Menurut Puskesmas Kabupaten Aceh Barat.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Sutanto AV, Fitriana Y. (2019) Asuhan pada Kehamilan. Jogyakarta: Pustaka baru press.
Wagiyo, Ns, Putranto.(2016). asuhan Keperawatan Antenatal, Intranatal & bayi baru lahir fisiologis dan patologis. Yogyakata :CV.Andi.
WHO. (2020). Constitution of the World Health Organization edisi ke-49. Jenewa:. hlm. 1. ISBN 978-92-4-000051-3.
Wiknjosastro H.(2012) Ilmu Kebidanan. Edisi ke-4 Cetakan ke-2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 523 - 529.
Yusuf.WH (2018) Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antrenatal care dengan FrekuensiKunjungan.Bandung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fatmawati, Siti Damayanti, Dian vita Sari, Nurromsyah Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











