PENGGUNAAN STRENGTHS AND DIFFICULTIES QUESTIONNAIRE (SDQ) DALAM DETEKSI DINI KESEHATAN MENTAL REMAJA UNTUK MENDUKUNG SDM TANGGUH

Authors

  • Ismailinar Ismailinar Politeknik Kesehatan Aceh
  • Yusnita Yusnita Politeknik Kesehatan Aceh
  • Zahara Sukma Politeknik Kesehatan Aceh
  • Marlina Marlina Politeknik Kesehatan Aceh
  • Sulaiman Sulaiman Politeknik Kesehatan Aceh

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.219

Keywords:

Kesehatan Mental Remaja, SDQ-25, Deteksi Dini

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk sumber daya manusia yang tangguh, produktif, dan berkualitas. Remaja sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki kondisi psikologis yang sehat agar mampu berperan optimal dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil deteksi dini kesehatan mental remaja menggunakan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Simpang Keramat, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada Maret 2025 dengan teknik total sampling terhadap 45 siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan adalah SDQ-25, yang mencakup domain gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, masalah teman sebaya, skor kesulitan, dan perilaku prososial. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, yaitu 37 siswa (82%), dan mayoritas berusia 16 tahun. Pada domain gejala emosional, sebanyak 5 siswa (11%) berada pada kategori abnormal, 3 siswa (7%) borderline, dan 37 siswa (82%) normal. Pada domain masalah perilaku, 4 siswa (9%) abnormal, 7 siswa (15%) borderline, dan 34 siswa (76%) normal. Domain hiperaktivitas menunjukkan 1 siswa (2%) abnormal, 2 siswa (5%) borderline, dan 42 siswa (93%) normal. Sementara itu, masalah teman sebaya menunjukkan proporsi borderline yang cukup tinggi, yaitu 15 siswa (33%). Skor kesulitan menunjukkan 20 siswa (44%) berada pada kategori abnormal. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan deteksi dini dan program promotif-preventif kesehatan mental di lingkungan sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Dhahri, M., Al-Huseini, S., Al-Jamoudi, M., Jaju, S., Al-Adawi, S., & Mirza, H. (2025). Accuracy of the Strengths and Difficulties Questionnaire in identifying common mental health disorders in children and adolescents: a cross-sectional analytical study. Discover Mental Health, 5(1), 4.

Goodman, R. (2009). Strengths and Difficulties Questionnaire as a dimensional measure of child mental health. Journal of the American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, 48(4), 400-403.-1270.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Kemenkes Beberkan Masalah Permasalahan Kesehatan Jiwa Di Indonesia, last modified 2021, accessed Maret 2, 2025,https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis- media/20211007/1338675/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia/.

Kamalah, A. D., & Nafiah, H. (2023). Gejala Mental Emosional dan Upaya dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Remaja. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 1(2), 68-72.

Kemenkes RI. (2021). Petunjuk Teknis Pencegahan dan Pengendalian Gangguan Mental Emosional. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Ditjen Pencegahan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Accessed 2 Maret 2025. from https://perpustakaan.kemkes.go.id/books/petunjuk-teknis-pencegahan-dan-pengendalian-gangguan-mental emosional/

Kieling, C., Baker-Henningham, H., Belfer, M., Conti, G., Ertem, I., Omigbodun, O.,& Rahman, A. (2011). Child and adolescent mental health worldwide: evidence for action. The lancet, 378(9801), 1515-1525.

Pandia, V., Noviandhari, A., Amelia, I., Hidayat, G. H., Fadlyana, E., &. Dhamayanti, M. (2021). Association of mental health problems and socio-demographic factors among adolescents in Indonesia. Global pediatric health, 8.

Purnamasari, Y., Fitri, N., & Mardiana, N. (2023). Faktor-faktor yang Memengaruhi Gangguan Mental Emosional Remaja SMA. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 609-616.

Sarfika, R., Roberto, M., Wenny, B. P., Freska, W., Mahathir, M., Adelirandy, O.,& Putri, D. E. (2023). Deteksi dini dan edukasi tumbuh kembang psikososial sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan mental pada remaja. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(2), 1262

Goodman, A., & Sequeira, M., Singh, S., Fernandes, L., Gaikwad, L., Gupta, D., Chibanda, D., & Nadkarni, A. (2022). Adolescent Health Series: The status of adolescent mental health research, practice and policy in sub-Saharan Africa: A narrative review. Tropical Medicine & International Health, 27(9), 758–766. https://doi.org/10.1111/tmi.13802

Setyawan, B. (2025). Pentingnya Meningkatkan Resiliensi Remaja dalam Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Proceedings Series of Educational Studies, 453-457.

Sudiro, S. F., & Koeswardani, H. H. V. (2024) Upaya Deteksi Permasalahan Kesehatan Mental Siswa di SMPN 2 Kismantoro dengan Alat Skrining Perilaku Strength and Difficulties Questionnaire. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna, 2(2), 438-445.

Tormod, B., Hysing, M., Skogen, J. C., & Breivik, K. (2016). The Strengths and Difficulties Questionnaire ( SDQ ): Factor Structure and Gender Equivalence in Norwegian Adolescents. Plos One Journal, 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0152202.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ismailinar, I., Yusnita, Y., Sukma, Z., Marlina, M., & Sulaiman, S. (2026). PENGGUNAAN STRENGTHS AND DIFFICULTIES QUESTIONNAIRE (SDQ) DALAM DETEKSI DINI KESEHATAN MENTAL REMAJA UNTUK MENDUKUNG SDM TANGGUH. Jurnal Kesehatan Akimal, 5(1), 37–44. https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.219

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.