PEMBERDAYAAN PRAREMAJA USIA 9–12 TAHUN DALAM KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI KONDISI GAWAT DARURAT KESEHATAN
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.224Keywords:
Praremaja, Gawat Darurat Kesehatan, Pertolongan PertamaAbstract
Kejadian gawat darurat kesehatan dapat terjadi pada semua kelompok usia dan sering kali tidak dapat diprediksi. Kondisi seperti henti jantung, tersedak, dan perdarahan akibat cedera dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Kesiapsiagaan menghadapi kondisi gawat darurat perlu ditanamkan sejak dini, termasuk pada kelompok praremaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan praremaja usia 9–12 tahun terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi gawat darurat kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 di SD 106190 Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa praremaja usia 9–12 tahun. Intervensi dilakukan melalui edukasi dan simulasi sederhana mengenai pertolongan pertama pada henti jantung, tersedak, dan perdarahan akibat cedera. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan praremaja setelah diberikan edukasi dan simulasi pertolongan pertama. Analisis statistik menunjukkan pemberdayaan praremaja berpengaruh signifikan terhadap kesiapsiagaan gawat darurat kesehatan dengan nilai p-value = 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberdayaan praremaja efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi gawat darurat kesehatan, khususnya pada penanganan henti jantung, tersedak, dan perdarahan akibat cedera.
Downloads
References
Kurniati, Trisyani, A.(2018). Keperawatan Gawat Darurat. Elsevier. (Original work published 2018).
AHA. (2025). Pedoman CPR. PERKI.
Arafat, H., Anisah, R., & Wulandaro, T. (2020). Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Anggota PMR SMK Swadaya Temanggung. Jurnal Keperawatan Karya Bakti, 6(1), 44–49.
Arfan, N., & Puspito, H. (2024). Pengaruh Penyuluhan Penanganan Tersedak Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Penanganan Balita yang Tersedak di KB-TK ‘ Aisyiyah Nitikan Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Anastesiologi, 2(1).
Huda, M. (2024). Pengaruh Media Video Animasi Demo Heimlich Maneuver (Choking) terhadap Kemampuan Ibu Memberikan Pertolongan Tersedak pada Anak Usia Toddler. Optimal Nursing Journal, 1(1).
Ip, A., & Budi, R. (2025). Pengaruh Pemberian Edukasi Penanganan Gawat Darurat Tersedak Pada Anak Menggunakan Teknik Heimlich Maneuver Terhadap Pengetahuan Ibu Di Taam Asyima Nusantara Tahun 2025. 2(4).
Kementerian Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan. https://kemkes.go.id.
Susilo, T., Maksum, & Mustain, M. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMK N 1 Bawen. 1(1), 27–36.
WHO. (2024). Emergency Medical Team for Disaster.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kipa Jundapri, Suharto, Husny Manurung, Reni Afriza, Tia Pamela Agustin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











