PENGARUH MOBILISASI DAN TERAPI BUNDLES CARE TERHADAP PENCEGAHAN PRESSURE INJURY DI RUMAH SAKIT TK IM IV.0701 LHOKSEUMAWE
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.234Keywords:
Mobilisasi, Bundles Care, Pressure InjuryAbstract
Pressure Injury merupakan cedera lokal pada kulit dan/atau jaringan di bawah kulit yang umumnya terjadi pada area tonjolan tulang akibat tekanan yang berlangsung lama, gesekan pada kulit, gangguan mobilitas, penurunan persepsi sensorik, serta faktor usia lanjut. Kondisi ini menjadi salah satu masalah
keperawatan yang perlu dicegah, terutama pada pasien dengan keterbatasan gerak selama menjalani perawatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dan terapi bundle care terhadap pencegahan pressure injury di Rumah Sakit TK III Iskandar Muda Lhokseumawe
tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden yang dibagi ke dalam dua kelompok, masing- masing terdiri atas 24 responden. Pengukuran risiko pressure injury dilakukan menggunakan instrumen Braden Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok terapi mobilisasi, responden dengan kategori no risk sebanyak 23 orang atau 95,8%, sedangkan 1 orang berada pada kategori berisiko. Pada kelompok terapi bundle care, diperoleh hasil yang sama, yaitu sebanyak 23 orang atau 95,8% berada pada kategori no risk, sedangkan 1 orang berada pada kategori berisiko. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara mobilisasi dan terapi bundle care terhadap pencegahan pressure injury. Dengan demikian, terapi mobilisasi dan terapi bundle care terbukti efektif dalam mencegah terjadinya pressure injury pada pasien rawat inap. Kedua intervensi ini diharapkan tetap diterapkan secara konsisten, khususnya pada pasien dengan keterbatasan mobilitas minimal hingga sedang.
Downloads
References
Badan Kebijakan dan Penelitian Perawatan Kesehatan (AHCPR). (2012). Pencegahan dan Pengobatan Ulkus Tekanan: Pedoman Praktik Klinis. Washington, DC: Panel Penasihat Ulkus Tekanan Nasional.
Braden B. (2012). Skala Braden untuk memprediksi risiko sork tekanan: refleksi 25 tahun. Kemajuan dalam Perawatan Kulit & Luka, 25 (2):61.
Carville, K. (2012). Manual Perawatan Luka. Perth. Yayasan Rantai Perak. Edisi ke-6.
Coloplast, Corp. (2012). Ulkus Tekanan: Pencegahan dan Pengobatan. http://coloplast corp.org. Di akses pada tanggal 20 januari 2018.
Harikhresna. (2017). Care Bundle Preventif untuk Cedera Tekanan, Malaysian Wound Healing Society, Malaysia.
National Pressure Ulcer Advisory Panel (NPUAP). (2014). European Pressure Ulcer Advisory Panel, & Pan Pacific pressure injury Alliance. Prevention and treatment of pressure ulcers: Clinical practice guideline. NPUAP.
Edsberg, L. E., (2016) Revised National Pressure Ulcer Advisory Panel pressure injury staging system. Journal of Wound, Ostomy and Continence Nursing, 43(6), 585–597.
European Pressure Ulcer Advisory Panel (EPUAP). (2019). Prevention and treatment of pressure ulcers/injuries: Quick reference guide.
Pickenbrock. (2017). Mendukung distribusi tekanan untuk pemosisian dalam posisi netral versus konvensional dalam pencegahan ulkus dekubitus: studi percontohan pada peserta yang sehat. http://creativecommons.org. Di akses pada tanggal 20 januari 2018.
Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1. (2017). Komisi Akreditasi Rumah Sakit.
Wocare Clinic. (2014). Perawatan Luka Konsep dan Aplikasi Klinis Edisi 2. Wocare Publishing, Bogor-Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alhuda Huda, Dian Vita Sari, T.M. Sabil, Maulida Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











