EDUKASI REBUSAN DAUN SALAM SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA DALAM MENGATASI HIPERTENSI DI DESA TRIENG MATANG UBI
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i1.152Keywords:
Edukasi, Daun Salam, HipertensiAbstract
Salah satu masalah Kesehatan yang sering terjadi pada lansia adalah Hipertensi. Jika tidak ditangani dengan tepat penyakit ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Melakukan Edukasi kesehatan terkait dengan masalah ini merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pemahaman lansia untuk mengelola hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang rebusan daun salam terhadap peningkatan pengetahuan lansia dengan hipertensi di Desa Trieng Matang Ubi, Lhoksukon. Desain Penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Kriteria sampel yang digunakan adalah lansia dengan hipertensi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk melihat perbedaan skor pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan responden setelah diberikan edukasi (p < 0,05). Edukasi yang disampaikan secara interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai hipertensi dan manfaat rebusan daun salam sebagai alternatif pengelolaan tekanan darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran lansia terhadap pengelolaan hipertensi. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar dalam mengembangkan program edukasi kesehatan untuk para lansia untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Downloads
References
Agoes, Azwar. (2020). Tanaman obat Indonesia. Edisi 2. Salemba Medika:Jakarta.
Aprilia. (2015). Pengaruh Rebusan air daun salam (Syzigium Polyanthum(Wight) Walp) terhadap tekanan darah laki-laki dewasa diakses dari http://repository.maranatha.edu/2702/7/0910173.
Dafriani Putri. (2018) Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzigium Polyanthum Wight Walp) Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Sungai Bungkal, Kerinci, Jurnal Medika Saintika. Nomor 7, Volume 2 Desember 2018. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/medika/article/view/56/0.
Purwono, J., dkk. (2024). Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Penderita Hipertensi di Desa Kubutambahan. Jurnal Wacana Kesehatan, 9(1), 9–17.
Pranasti, E. A. (2022). Pemanfaatan Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Pengobatan Tradisional di Indonesia. PharmaCine: Journal of Pharmacy, Medical and Health Science, 4(1).
Hijriani, B. I., dkk. (2023). Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) dalam Mencegah Kenaikan Kadar Kolesterol LDL Tikus Putih (Rattus norvegicus) Diinduksi Kuning Telur Puyuh. Jurnal Kesehatan Rajawali, 13(2), 1–4.
Suripto, A., & Pratiwi, H. (2021). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan Lansia Mengenai Hipertensi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 12(1), 45-52. https://doi.org/10.12345/jkk.v12i1.345.
Widiato. (2020). Buku Kesehatan Air rebusan daun salam untuk menurunkan kolesterol, Cakra Brahmana Lentera, Kediri.
Rahmawati, D., & Saputra, A. (2021). Efektivitas Edukasi Interaktif terhadap Pengetahuan dan Sikap Lansia tentang Hipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(2), 89–96.
Widiyono, Atik Aryani, & Herawati, Vitri Dyah.(2020). Buku Kesehatan: Air Rebusan Daun Salam untuk Menurunkan Kolesterol. Kediri: Lembaga Chakra Brahmana Lentera.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Liza Phonna, Suriani, Roslaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











