HUBUNGAN KEPATUHAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.227Kata Kunci:
Diabetes Mellitus, Pola Makan, Aktivitas Fisik, Gula DarahAbstrak
Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus tipe 2) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat dan berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas akibat komplikasi kronis. Di Indonesia, prevalensi Diabetes Mellitus tipe 2 dilaporkan mencapai 11,7% pada tahun 2023. Di Kabupaten Aceh Utara, pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 masih menjadi tantangan, terutama akibat rendahnya kepatuhan terhadap pola makan sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di desa bukit hagu Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk menilai pola makan dan aktivitas fisik, serta observasi kadar gula darah sewaktu (Gula Darah Sewaktu). Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel penelitian dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tidak patuh terhadap diet memiliki risiko 3,1 kali lebih besar mengalami hiperglikemia dibandingkan responden yang patuh terhadap diet. Selain itu, aktivitas fisik rutin terbukti memiliki hubungan signifikan dengan pengendalian kadar Gula Darah Sewaktu <200 mg/dL dengan nilai p=0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan dan aktivitas fisik berperan penting dalam pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan pengendalian kadar gula darah. Modifikasi gaya hidup mandiri melalui kepatuhan diet dan aktivitas fisik teratur perlu diperkuat sebagai strategi utama dalam manajemen Diabetes Mellitus tipe 2 di desa bukit hagu Kabupaten Aceh Utara.
Unduhan
Referensi
American Diabetes Association. (2024). Standards of care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Supplement_1), S1-S4. https://doi.org/10.2337/dc24-S001
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara. (2024). Laporan kinerja instansi pemerintah (LKjIP) Dinas Kesehatan Aceh Utara tahun 2023/2024. Lhoksukon: Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara.
Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. (2023). Profil kesehatan Aceh tahun 2023. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.
Hardiyati, H., & Nurhayati, I. (2022). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 11(2), 145-155.
International Diabetes Federation. (2025). IDF diabetes atlas 11th edition. Brussels, Belgia: International Diabetes Federation.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan nasional survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK).
Laili, V. P. N. (2019). Hubungan modifikasi gaya hidup dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 50-60.
Soelistijo, S. A., Lindarto, D., Decroli, A., Permana, H., Sucipto, K. W., Kusnadi, Y., ... & Rudijanto, A. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI.
Suryati, I., & Zahira, S. (2023). Pengaruh aktivitas fisik dan kepatuhan diet terhadap kendali glikemik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di fasilitas kesehatan primer. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 88-96. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.920
World Health Organization. (2023). Global report on diabetes: Policy and practice. Jenewa, Swiss: WHO Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Junaedy, Roslaini; Suriani; Dina Andriani br Karo, Fatmawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























