PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP NYERI KEPALA PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE

Penulis

  • Fatmawati Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Junaedy Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Dian vita Sari Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Shella Puspita Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Arista Ardilla Universitas Bumi Persada

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v4i2.33

Kata Kunci:

Hipertensi, Teknik napas dalam, nyeri kepala

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering menimbulkan keluhan nyeri kepala akibat peningkatan tekanan darah dan ketegangan pembuluh darah serebral. Intervensi nonfarmakologis seperti teknik relaksasi napas dalam semakin direkomendasikan dalam praktik keperawatan karena mampu menurunkan aktivitas simpatis dan meningkatkan respons parasimpatik. Penelitian ini bertujuan menggambarkan efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri kepala pada pasien hipertensi yang menjalani perawatan di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan dua responden berusia 50–70 tahun yang memenuhi kriteria inklusi, yakni memiliki tekanan darah >140/90 mmHg serta mengalami nyeri kepala. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing dengan 5–15 repetisi per sesi dalam lingkungan tenang dan posisi tubuh nyaman. Intensitas nyeri diukur menggunakan skala numerik (0–10) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan nyeri yang konsisten pada kedua responden dengan rata-rata penurunan 5–6 poin, dari kategori nyeri berat menjadi ringan. Selain itu, terjadi perubahan fisiologis berupa penurunan frekuensi nadi, pernapasan lebih teratur, serta ekspresi wajah yang lebih rileks. Pasien juga melaporkan peningkatan kenyamanan, rasa tenang, dan perbaikan kualitas tidur. Secara fisiologis, latihan pernapasan dalam berperan meningkatkan oksigenasi jaringan otak, memperbaiki sirkulasi, serta memicu aktivasi saraf vagus yang berkontribusi pada penurunan persepsi nyeri. Temuan ini menegaskan bahwa teknik relaksasi napas dalam merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif, aman, murah, dan mudah diaplikasikan pada pasien hipertensi baik di fasilitas kesehatan maupun secara mandiri di rumah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abidin, M. (2018). Evaluasi Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit. Jakarta: Salemba Medika.

Amaliyah, N., dkk. (2024). Manifestasi Klinis Hipertensi dan Penatalaksanaannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 45–52.

Anih. (2020). Klasifikasi Tekanan Darah Dewasa Menurut JNC 7. Yogyakarta: Andi Publisher.

Fernalia, W., & Effendi, A. (2019). Efektivitas Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Nyeri. Jurnal Keperawatan, 6(1), 22–29.

Hidayat, S. (2022). Manajemen Hipertensi dan Terapi Nonfarmakologis. Jakarta: EGC.

Nurman. (2019). Konsep Relaksasi Napas Dalam dalam Praktik Keperawatan. Bandung: Refika Aditama.

Saputra, H., & Huda, N. (2023). Terapi Farmakologis dan Nonfarmakologis pada Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(3), 33–40.

Saputri, R., dkk. (2022). Relaksasi Pernapasan dan Efeknya terhadap Penurunan Tekanan Darah. Jurnal Kesehatan, 10(2), 101–110.

Sunarmi, E., dkk. (2024). Penerapan Relaksasi Napas Dalam terhadap Nyeri Akut pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 14(1), 56–63.

Vitaisabella, D., & Maryati, N. (2022). Teknik Relaksasi Tarik Napas Dalam pada Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Pajangan, 5(2), 24–30.

World Health Organization (WHO). (2023). Hypertension: Key Facts. Geneva: WHO.

Diterbitkan

2025-10-30

Cara Mengutip

Fatmawati, Junaedy, Dian vita Sari, Puspita, S., & Ardilla, A. (2025). PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP NYERI KEPALA PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE. Jurnal Kesehatan Akimal, 4(2), 91–99. https://doi.org/10.58435/jka.v4i2.33

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>